This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 20 November 2018

PERSIAPAN PERINGATAN MAULID NABI DI MASJID GEDUNG SARI MASARAN KRAJAN






Maulid nabi merupakan bulan yang penuh kemuliaan, karena dibulan tersebut merupakan bulan kelahiran sang pemimpin besar umat islam didunia dalam memperjuangkan kebenaran dari Alloh SWT. Maka tidak heran jika setiap bulan maulud umat islam berlomba-lomba melakukan kebaikan untuk meneladani apa yang sudah diperjuangkan oleh sang Nabi Muhammad saw. Berbagai kegiatan dilakukan seperti menggelar do’a bersama, pengajian dan ziarah ke makam para tokoh-tokoh agama. Hari ini Minggu 18 November 2018.di masjid gedong sari. Desa Masaran Kecamatan Munjungan Kabuaten Trenggalek tampak sibuk, warga setempat bergotong royong mendirikan tenda-tenda mempersiapkan peringatan Maulud Nabi yang akan diselenggarakan hari selasa, 20 November 2018. Tenda terpasang mulai dari halaman masjid, sampai samping kanan sampai di pintu masuk masjid. Masyarakat sekitar dengan suka rela bergotong royong mempersiapkan tempar tersebut. Dalam acara tersebut akan dihadiri oleh KH. Prof. Dr. Imam Suprayogo (mantan rector UIN Malang) sebagai pemimpin penyelenggaraan do’a bersama sekaligus pembicara dalam pengajian akbar. Pihak panitia telah membuat undangan kepada semua masyarakat Munjungan  melalui undangan tulisan maupun undangan lesan lewat siaran radio.

SISI LAIN GUNUNG SOLODIPO

Sekilas gunung Solodipo tampak seperti perkebunan yang biasa digunakan petani untuk bercocok tanam seperti pinus, cengkeh, dan ada beberapa rumpun bambu. Tempatnya tidak terlalu jauh dari pemukiman penduduk dusun Singgihan desa Masaran dan dusun Ngaliman desa Masaran kecamatan Munjungan kabupaten Trenggalek. Perkebunan Solodipo merupakan perkebunan yang subur, terbukti semua tanaman terlihat hijau. Namun dibalik penampilannya yang menyejukkan mata, ada cerita mistis yang tesimpan di gunung tersebut. Solodipo di ambil dari nama seorang putri dari kerajaan Solo yang pergi dari kerajaan dan mengasingkan diri di gunug tersebut putri yang sangat cantik itu melakukan semedi selama bertahun-tahun dan hingga kini konon putri masing menunggu dan mengawasi gunung tersebut, dari situlah kemudian tempat itu di namakan Gunung Solodipo. Banyak cerita yang menguatkan adanya putri penguasa Solodipo, krena ada beberapa orang yang di temui seorang pengantik cantik berkebayak putih panjang ketika mencari rumput atau berkebun. Cerita lain dari gunung Solodipo yang bernuansa misti adalah adanya Tanggulangsi di puncak gunung. Tanggulangsi merupakan tempat yang digunakan untuk penduduk jaman dahulu untuk memberi aba-aba jika sewaktu-waktu ada serangan penjajah Jepang. Hingga sekarang Tanggulangsi masih tetap ada meskipun sudah tidak bagus lagi. Tidak seorang pun yang berani merubah tempat tersebut karena konon ada penunggunya. Menurut cerita penduduk sekitar Solodipo sering terdengar suara dari arah puncak seperti suara kentonganyang di pukul yang di percaya itu adalah suara dari Tanggulangsi pernah ada peserta pramuka yang berjelajah tiba-tiba lepas hari rombongannya dan akhirnya ditemukan oleh pencari rumput dalam keadaan seperti orang kebingungan. Dia hendak menuju jalan pulang sesuai petunjuk panitia tetapi ternyata tetap bolak-balik di daerah itu, Sampai akhirnya kelelahan dan hampir pingsan. Untung ada seseorang yang menemukannya, sehingga dapat tertolong. Entah kebetulan atau di sengaja sekarang Solodipo jarang di jadikan rute jelajah lagi


MENGUNGKAP KEINDAHAN PANTAI GEMAWING

Indonesia adalah negara kepulauan, 2/3 wilayahnya berupa perairan. Lima wilayah Indonesia berupa pulau-pulau besar, salah satunya Jawa tempat kamu tinggal tepatnya di kabupaten Trenggalek desa munjungan. Ya, kami merupakan anak pesisir pantai. Di Munjungan terdapat kurang lebih 8 laut salah satunya laut yang berada di Desa masaran kecamatan Munjungan yang bernama pantai Gemawing. Pantai ini selain terkenal dengan misterinya juga terkenal dengan keindahannya. Jika dilihat-lihat, karakteristik pantai ini sangat mirip dengan Pantai Blado. Ya, tidak lain dan tidak bukan karena pantai ini masih satu garis pantai dengan pantai Blado. Jadi kalau kalian ingin mencari pantai yang serasa milik sendiri, bisalah dicoba untuk ke pantai ini. Karena pantai ini belum banyak dikunjungi para wisatawan, kerena letak pantai ini agak masuk dari jalan raya. Sampainya disana kita disambut oleh hamparan pasir dan laut yang sangat luas dan indah. Di sebelah barat terdapat tebing dan batuan yang ditumbuhi pepohonan. Selain itu terdapat berisan pohon kelapa yang panjang, daunnya melambai-lambai tertiup angin laut yang membawa ketenangan hati.

Sabtu, 17 November 2018

PEMASANGAN ATAP DI SMPN 1 MUNJUNGAN




Sekolah merupakan tempat diselenggarakannya kegiatan belajar mengajar, untuk itu dibutuhkan tempat yang nyaman dan aman agar kegiatan belajar bisa berjalan dengan baik dan lancar. Untuk memastikan agar sekolah tersebut layak atau tidak maka pihak sekolah melaksanakan monitoring secara berkala mulai dari fisik bangunan sampai lingkungan sekolah. Dari hasil monitoring diketahui bahwa ada genting yang bocor dan perlu diganti dilokasi kelas IX E. Pada hari kamis 8 November 2018 siswa kelas tersebut melaksanakan kegiatan belajar mengajar di Laboratorium IPS dikarenakan gentingnya akan diganti. Ada 3 orang tukang yang menurunkan genting dan meggantikannya dengan genting yang baru, perbaikan sudah dilakukan selama 9 hari. Kemungkinan siswa kelas IX E akan menempati kelasnya pada minggu ke 4 bulan November ini. Dengan perbaikan tersebut sekarang guru dan siswa bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan aman dan nyaman. Untuk keamanan dan kenyamanan tersebut dibutuhkan pertisipasi dari semua pihak termasuk siswa, misalnya siswa segera melapor bila ada kebocoran atau kerusakan-kerusakan yang lainnya agar segera dilakukan perbaikan. Selain itu kebiasaan membuang sampah pada tempatnya juga harus dilakukan agar tidak menyumbat saluran air sehingga tidak ada genangan air terutama dimusim penghujan.  

KEGIATAN MASYARAKAT DAERAH PESISIR PANTAI


Kekompakan dan kebersamaan ditunjukkan oleh nelayan di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Hanya berbekal alat tradisional (jaring tarik) yang dilakukan secara manual, nelayan di Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, tepatnya di Pantai Blado, berupaya keras demi hasil tangkapan ikan, Minggu (18/11/2018) Pagi. Kegiatan unik yang dilakukan nelayan Munjungan dengan cara tradisional ini, benar-benar membuat wisatawan lokal menjadi tercengang, melihat pemandangan itu. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya wisatawan sedang mengerumuni hasil ikan yang diperoleh dari jaring tarik tersebut .Sementara itu, salah satu pemilik jaring, saat ditemui mengatakan, bahwa kegiatan seperti itu rutin dilakukan oleh nelayan di Pantai Blado .Disini ada macam-macam cara mengais rejeki di laut, ada beberapa yang menggunakan perahu besar, ada juga yang memakai perahu kecil (jaring titil) mereka berada di tengah laut,” jelasnya. Ada juga yang seperti ini , beramai-ramai dengan penuh semangat bersama-sama menarik jaring sampai ketepi. Dengan jaring tarik manual seperti itu, bisa memberikan kegiatan pada teman-teman yang tidak memiliki perahu, maupun mereka yang tidak berani berlayar ke tengah lautan. Tak ayal, para wisatawan lokal yang saat itu berada di lokasi pantai, berpartisipasi ikut membantu menarik jaring tersebut hingga ke tepi. Melihat hasil tangkapan yang cukup lumayan banyak, membuat ratusan mata yang menyaksikan kegiatan tersebut bersorak sorai. Bermacam-macam ikan terperangkap masuk dalam jaring tersebut. Diantaranya, ikan tengiri, ikan petek, ikan awon–awon, cumi–cumi dan banyak lagi yang lainnya. Sebagian hasil ikan tersebut ada yang dijual dan ada juga yang dibagi pada mereka untuk dibawa pulang.

Selasa, 13 November 2018

SUASANA PELANTIKAN OSIS/DEGA MASA BHAKTI 2018/2019 SMEPANESA

Pada hari Senin tanggal 12 November 2018 SMPN 1 Munjungan mengadakan kegiatan pelantikan pengurus OSIS/DEGA masa bhakti 2018/2019. Kegiatan dimulai bersamaan dengan upacara bendera hari Senin. Upacara pelantikan  berjalan sesuai dengan upacara biasanya. Hanya saja ada beberapa tambahan dalam susunan upacaranya. Serah terima tongkat kepemimpinan dari KARISMA NUR RIZQI kepada ketua OSIS baru yaitu ARIEL MAULID ARDANI. Dan WISNU IDHAMANSYA kepada ketua DEGA baru yaitu RAMA SEPTIAN. Pembina upacara ini adalah bapak kepala sekolah SMPN 1 Munjungan yaitu Bapak Amir Mahmud.M.Pd. Semua berharap OSIS dan DEGA yang baru bisa lebih baik, memberi banyak perubahan, dan berani mengambil tindakan untuk mengubah SMPN 1 Munjungan yang lebih baik lagi. Selain itu kepengurusan OSIS/DEGA yang baru bisa menjalankan amanah yang ada dengan baik.

KEGIATAN PARA PETANI SAAT MUSIM PANEN

Sawah adalah tanah yang digarap dan diairi untuk tempat menanap padi, palawija, dll. Sawah juga merupakan hasil utama masyarakat yang hidup di dataran rendah. Pada saat musim panen tiba, saat  itu juga momen yang sangat dinanti setiap petani. Pada saat itu petani disibukkan oleh kegiatan yang berfokus pada sawah. Panen adalah pemungutan (pemetikan) hasil sawah atau ladang. Istilah ini paling umum dipakai dalam kegiatan bercocok tanam dan menandai berakhirnya kegiatan di lahan. Masyarakat diwilayah Munjungan masih melakukan panen dengan cara tradisional menggunakan sabit. Panen tanpa mesin merupakan salah satu pekerjaan dalam budidaya yang paling memakan banyak tenaga kerja. Berdasarkan bagian organisme yang dipanen, metode pemanenan dapat dibagi menjadi beberapa bagian:
  • Pemanenan keseluruhan, yaitu mengambil seluruh bagian tubuh individu suatu organisme sehingga individu tersebut tidak lagi hidup. Pemanenan jenis ini adalah yang paling umun dulakukan diberbagai aktivitas pertanian.
  • Pemanenan sebagian, pada praktek budidayan tumbuhan menahun seperti kelapa sawit dan karet, yang dipanen bukanlah seluruh bagian tanamannya, melainkan bagian yang dimanfaatkan. Pada kelapa sawit, yang diabil adalah buahnya. Dengan mengambil buahnya saja, pohon tidak mati. Begitu pula dengan pohon karet yang diambil hanya getahnya. Umumnya tanaman perkebunan hanya dipanen sebagian.
Tujuan panen adalah:
  • Mengetahui dan memahahi pengertian panen
  • Mengetahui dan memahami kriteria panen
  • Mengetahui dan memahami tahapan penanganan panen dan tujuan tahapan
  • Mengetahui dan memahami perubahan fisiologis selama masa penyimpanan
  • Mengetahui dan memahami faktor penyebab kerusakan hasil panen 

Selasa, 06 November 2018

MENGUNGKAP MISTERI DIBALIK TUGU BRAWIJAYA


Tugu pembatas daerah Craken dan Taman. Tugu ini terletak disebelah timur jembatan Brawijaya. Tugu ini dibangun pada Januari  tahun 1902, penbangunan tugu ini menyimpan banyak misteri. Menurut narasumber kami tugu ini ditunggu oleh sesosok macan putih berkepala naga dan mempunyai sayap. Pada 2 Februari tahun 1902 tugu itu dibangun lagi sehingga tugu ditempat itu menjadi dua yaitu tugu disebelah utara dan tugu disebelah selatan dan penunggunya adalah naga merah. Ada seseorang yang merobohkan tugu sebelah selatan,orang yang merobohkan tugu itu menderita sakin selama tiga yahun lebih hingga akhirnya meninggal. Para keturunan orang itu meninggal terus menerus hingga tujuh keturunan.  

MISTERI DIBALIK JEMBATAN BRAWIJAYA

Jembatan Brawijaya merupakan jembtan yang menghubungkan daerah Craken dan Masaran. Sejarah dibangunnya jembatan ini menyimpan banyak misteri. Ada sosok penunggu di jembatan Brawijaya, yaitu ular besar berkepala manusia. Dia muncul pada tahun 1901. Pada saat jembatan itu dibangun ular itu terciduk oleh alat yang digunakan untuk membangun jembatan. Lalu ular itu di bawa ke musium ular negara. Orang yang membawa ular itu sakit saat sampai dirumah selama beberapa hari. Menurut narasumber kami, ular itu berkata kepada yang membawanya bahwa ia menyuruh untuk dikembalikan ketempat asalnya. Saat ular sudah dikembalikan orang itu sehat kembali. Ada sosok penunggu lagi selain ular itu, yaitu orang tua yang berpakaian putih, bersorban putih, danjenggot putih. Dia menunggu kebun bambu yang berada didekat jembatan. Kakek itu mengamuk saat ular dibawa ke museum.

Sabtu, 03 November 2018

MISTERI WATU PAWON YANG MENJADI TEKA-TEKI


Pada zaman Belanda menyerang daerah Kecamatan Munjungan batu yang ada di laut Gemawing di tembak dan dipecah sampai terbelah menjadi dua. Sehimgga membentuk lubang didalamnya seperti goa. Lubang tersebut digunakan Belanda untuk menyimpan senjata-senjata, karena senjata-senjata tersebut harus disimpan agar tidak diketahui oleh para musuh. Para warga setempat ada yang mengetahui tentang tempat penyimpanan senjata tersebut, oleh karena itu tempat itu tetap dijaga keamanannya, masyarakat percaya batu tersebut menyimpan cerita mistis. Pada bulan muharram warga setempat melakukan tradisi berupa pemberian sesajen diwatu pawon itu, mereka meyakini bahwa, jika mereka memberi semacam sesajen di batu tersebut, maka mereka akan mendapatkan keselamatan ketika beratktivitas disekitar pantai Gemawing. Sejarah juga mencatat selain bangsa Belanda yang menyimpan senjata ditempat itu ada seorang tokoh agama yang bernama syekh Subakir, beliau menyimpan senjata lainnya seperti: tombak, keris dan lainnya.

PERSIAPAN PERINGATAN MAULID NABI DI MASJID GEDUNG SARI MASARAN KRAJAN

Maulid nabi merupakan bulan yang penuh kemuliaan, karena dibulan tersebut merupakan bulan kelahiran sang pemimpin besar umat ...